Iblis : Makhluk Mulia yang Menjadi Sombong

Pada awalnya, iblis merupakan makhluk yang sangat mulia. Ia ditugaskan oleh Allah sebagai penjaga surga dan digelari dengan sebutan Al Haris. Iblis juga telah berhasil menumpas jin-jin yang mula-mula menghuni Bumi karena jin-jin tersebut telah membuat kerusakan, mengalirkan darah dan sebagian dari mereka telah membunuh sebagian yang lain. Iblis bersama pasukannya dari kalangan malaikat dapat menumpas jin hingga mengejar mereka sampai ke pulau-pulau di berbagai lautan dan ke puncak-puncak bukit. Keberhasilan itu rupanya membuat dia merasa tinggi hati, hingga ia berkata “aku telah melakukan sesuatu hal yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun.” Allah mengetahui perkataan iblis namun malaikat tidak mengetahui hal itu.

Ibnu Abbas menceritakan bahwa Iblis awalnya bernama ‘Azazil yang terhormat dan memiliki 4 buah sayap. Iblis merupakan raja di langit dunia dan juga penjaga surge. Namun, hal ini juga membuat ia merasa congkak. Berkatalah Iblis “Tidak sekali-kali Allah memberiku tugas ini melainkan karena aku mempunyai kelebihan di atas para malaikat.”

Begitulah asal Iblis yang telah dirangkum oleh Ibnu Katsir pada Tafsirnya untuk Surat Al Baqarah ayat 34. Iblis, karena keberhasilannya dan kemuliannya, rupanya telah memiliki sifat takabur yang tidak disukai oleh Allah.

Credit: http://www.kompasiana.com/oun.samlanh/tatkala-malaikat-dan-iblis-menangis-bersama_55bb65dcc823bd210a393a73

Allah kemudian menciptakan Adam dari tanah liat. Adam didiamkan tergeletak selama 40 malam berupa jasad tanpa adanya ruh. Iblis pun bermain-main di dalam jasadnya Adam yaitu dengan memasuki mulutnya dan keluar dari duburnya, lalu masuk dari dubur dan ke luar dari mulutnya. Kemudian, Iblis mengatakan, “Kamu bukanlah sesuatu untuk disembunyikan dan karena apakah kamu diciptakan? Seandainya aku menguasaimu, niscaya aku dapat membinasakanmu dan seandainya kamu menguasaiku niscaya aku akan membangkang terhadapmu”.

Ketika penciptaan Adam telah sempurna maka Allah berfirman:

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat,”Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali iblis, ia enggan dan takabur, dan adalah termasuk golongan orang-orang kafir.” (Al Baqarah: 34)